Setelah kemarin saya laporan ke Mbak Anaz, hari ini saya mau laporan buat Mbak Rena. Saya kok jadi hobi laporan ya? Ahahahaha. Biarin ah.
Selain bisa tetap eksis blog ini juga bisa ada isinya. #maksa!
Ok. Kembali pada kiriman buku. Sebelumnya hari minggu (13/11) Mbak Rena lagi cuci gudang buku-buku koleksinya melalui FB. Dan dua buku yang selama ini saya cari ternyata ada dalam kategori 'DIJUAL'.
Wuih langsung deh saya komen pertama menuliskan bahwa Novel Tanah Tabu (Pemenang 1 Sayembara Novel DKJ 2008) dan Novel Tea for Two ( Clara Ng) saya BELI! Hahahhahahaa. Saya bangga sekali komen pertama dan langsung memilih kedua buku tersebut.
Karena apa?
Novel Tanah Tabu sudah saya cari semenjak tahun 2010. Karena saya ingin mempelajari Novel yang bisa masuk kategori Lomba Dewan Kesenian Jakarta itu seperti apa. Saya cari di beberapa toko buku, belum berhasil juga menemukannya. Sedih sekali. Padahal tahun itu saya sedang semangat juga untuk kembali menulis. Mungkin karena terbit tahun 2009, jadi agak sulit menemukannya. Nelangsa. Plus semangat nulisnya kendor lagi waktu itu.
Sedangkan untuk novel Tea for Two karya Clara Ng, sudah saya incar bulan ini. Tidak ada yang kebetulan. Saya sebelumnya sudah berniat bulan ini menyisakan waktu untuk pergi ke toko buku dan membeli buku ini. Loh niat banget? Iya. Karena setelah menuliskan Flash Fiction Pada Detakan Jantung Ketiga saya berniat untuk mencoba menuliskan lebih panjang lagi ceritanya.Tentang KDRT. Wow? Novel ini bicarain banyak tentang KDRT. Berdasarkan resensi yang saya baca.
So, sekali lagi tidak ada yang kebetulan. Semoga ini menjadi salah satu 'bekal' dalam proses menulis cerita Detakan Jantung Ketiga versi panjangnya, kalo saya PD saya bilang cerita Detakan Jantung Ketiga dibuat Novel :). #MIMPI!
Ok, saya sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Mbak Rena yang dengan cepat mengirimkan pesanan saya. Saya sangat PUAS dengan pengiriman Novel ini. Ini merupakan kiriman tercepat yang saya terima! Pesen minggu, kirim senin datang selasa. WOW. Padahal kata Mbak Rena kirimnya tidak pake TIKI tapi titipan pak pos. Ditambah lagi Mbak Rena ini tinggal di Kalimantan. SUPER CEPAT!
Sepertinya paket ini datang siang. Dan nyangkut lagi di rak Buku. Hey. sepertinya saya harus mengikuti saran Pak Dokter Gigi Gaul. Untuk membuat Notes seperti ini:
"Kalo ada paket buat saya, tolong di"forward". Terima kasih. Ttd. Si Keren" :D"
Ahahhahahaa. Trims Pak Dokter ^____^
Ok. Mari kita preteli paket itu.
Selesai laporan kali ini, atas perhatian Sobat saya ucapkan terima kasih.
Happy Blogging,
-Arr Rian-
Selain bisa tetap eksis blog ini juga bisa ada isinya. #maksa!
Ok. Kembali pada kiriman buku. Sebelumnya hari minggu (13/11) Mbak Rena lagi cuci gudang buku-buku koleksinya melalui FB. Dan dua buku yang selama ini saya cari ternyata ada dalam kategori 'DIJUAL'.
Wuih langsung deh saya komen pertama menuliskan bahwa Novel Tanah Tabu (Pemenang 1 Sayembara Novel DKJ 2008) dan Novel Tea for Two ( Clara Ng) saya BELI! Hahahhahahaa. Saya bangga sekali komen pertama dan langsung memilih kedua buku tersebut.
Karena apa?
Novel Tanah Tabu sudah saya cari semenjak tahun 2010. Karena saya ingin mempelajari Novel yang bisa masuk kategori Lomba Dewan Kesenian Jakarta itu seperti apa. Saya cari di beberapa toko buku, belum berhasil juga menemukannya. Sedih sekali. Padahal tahun itu saya sedang semangat juga untuk kembali menulis. Mungkin karena terbit tahun 2009, jadi agak sulit menemukannya. Nelangsa. Plus semangat nulisnya kendor lagi waktu itu.
Sedangkan untuk novel Tea for Two karya Clara Ng, sudah saya incar bulan ini. Tidak ada yang kebetulan. Saya sebelumnya sudah berniat bulan ini menyisakan waktu untuk pergi ke toko buku dan membeli buku ini. Loh niat banget? Iya. Karena setelah menuliskan Flash Fiction Pada Detakan Jantung Ketiga saya berniat untuk mencoba menuliskan lebih panjang lagi ceritanya.Tentang KDRT. Wow? Novel ini bicarain banyak tentang KDRT. Berdasarkan resensi yang saya baca.
So, sekali lagi tidak ada yang kebetulan. Semoga ini menjadi salah satu 'bekal' dalam proses menulis cerita Detakan Jantung Ketiga versi panjangnya, kalo saya PD saya bilang cerita Detakan Jantung Ketiga dibuat Novel :). #MIMPI!
Ok, saya sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Mbak Rena yang dengan cepat mengirimkan pesanan saya. Saya sangat PUAS dengan pengiriman Novel ini. Ini merupakan kiriman tercepat yang saya terima! Pesen minggu, kirim senin datang selasa. WOW. Padahal kata Mbak Rena kirimnya tidak pake TIKI tapi titipan pak pos. Ditambah lagi Mbak Rena ini tinggal di Kalimantan. SUPER CEPAT!
Sepertinya paket ini datang siang. Dan nyangkut lagi di rak Buku. Hey. sepertinya saya harus mengikuti saran Pak Dokter Gigi Gaul. Untuk membuat Notes seperti ini:
"Kalo ada paket buat saya, tolong di"forward". Terima kasih. Ttd. Si Keren" :D"
Ahahhahahaa. Trims Pak Dokter ^____^
Ok. Mari kita preteli paket itu.
Paket Express |
Bekal buat DJK |
Tanah Tabu |
Happy Blogging,
-Arr Rian-
kalihatannya sedang senang2nya baca buku ya. :)
ReplyDeletekeliatannya keren tuh buku
ReplyDeleteseandainya semua buku2 yg masuk itu bisa di review ms rian ya,,hehe kan maksa posting per hari,, :)
ReplyDeleterezeki njenengan, luar biasa, Mas. Semoga dimudahkan jalan untuk menjadi seorang penulis
ReplyDeleteDitunggu reviw bukunya Ri...
ReplyDelete@al kahfi: bener juga om
ReplyDeletemosting setiap hari begitu menyenangkan
kalo udah di forward ke om dokter, jangan lupa forward ke dhe juga yaa Yan.. :D
ReplyDeletearrggg...aku belum baca keduanya...pengen punya juga....! kemanakah aku harus mencarinya...?
ReplyDeletekemana...kemana...kemana....
are you think thing!
Laporan saya terima.. segera kembali ke markas..
ReplyDeletemoga mimpinya bisa jadi nyata...:)
ReplyDeleteklo udeh jadi novel, kirim ke rumah nay ye satu..:D
hayoo... yang ini juga di tagihin tuh reviewnya ... hehehehe...
ReplyDeletesip, memang itu modal kok utk jadi penulis...
ReplyDeletedulu novelnya Windry Ramadhina juga masuk ke Khatulistiwa Literary Award sekaligus Windry sebagai salah satu penulis di DKJ, padahal dia dulu kuliah di UI. Hmm, padahal novelnya metropop banget lhooooo... Jadi, bingung juga kan sebenarnya kriteria mereka orang DKJ tuh kayak apa.
ReplyDeleteKayanya terobsesi banget ya jadi novelis sampe baca-baca novel lain buat referensi. Semoga sukses.
ReplyDeleteHappy blogging aja deh mas.
ReplyDeleteHm, aku kepengen tuh beli Tea For Two, tapi ntaran aja deh~ hehe...
Lama juga nggak baca buku nih... Lagi kambuh penyakit malas kali ya??
ReplyDeleteSemoga Detakan Jantung Ketiga makin sesuai dengan yang diimpikan :)
Clara Ng tuh bagus ya ?
ReplyDeletetanah tabu bercerita tentang apa ? review dong :D
Eh, Tanah Tabu! Aku juga punya tuh. Bener-bener bagus, beneran deh :)
ReplyDeleteSemoga mimpinya terkabul, ya. Nggak ada sukses yang nggak berawal dari mimpi, you just have to believe. Dan usaha sih, tambah doa juga, hehehe..
Kalau soal Pemenang DKJ, habis baca Tanah Tabu, coba deh baca Dadaisme, Pemenang I Sayembara Novel DKJ 2010. Ntar pasti tambah keder untuk cari tau kriteria jurinya, hehehe.. soalnya beda banget, padahal dua-duanya sama-sama juara I. Yang pasti sih kayaknya memang yang dicari itu penulis-penulis muda karena kalau nggak salah Ahmad Tohari aja cuma pernah jadi juara II atau III gitu, deh. Padahal Ahmad Tohari kan tulisannya bagus banget, deskripsinya detail dan sarat nilai lokalnya.
Tuh kan, jadi kepanjangan. Met menulis, ya. Ditunggu kabar baiknya :)